Konfigurasi File Sharing Dengan NFS di Linux

Assalamualaikaum.

Setelah kemarin, kita membahas File Sharing menggunakan Samba, kali ini kita akan menggunakan NFS.

Berbeda dengan Samba yang multipaltform, NFS atau Network File System ini merupakan sebuah aplikasi File Sharing yang digunakan hanya diperuntukkan untuk Sistem Operasi Linux Dan Turunannya. Bagaimana konfigurasinya? Simak baik-baik ya.

Dalam konfigurasi kali ini, kita akan mengkonfigurasi dua buah tempat. Satu di Server dan satu di sisi server.

A. NFS SERVER

Pertama, kita install package nfs nya.

root@sakti:/home/miss# apt-get install nfs-kernel-server

Selanjutnya, kita edit File konfigurasi utama.

root@sakti:/home/miss# nano /etc/exports

Buat baris di paling bawah. Tambahkan :

/home/miss 172.16.0.0/24(rw,sync,no_root_squash,no_subtree_check)

nfs

Penjelasan :

/home/miss : path directory file yang akan kita share.

172.16.0.0/24 : Sharing destination. Dapat ditulis dengan DNS atau IP Addess

Option :

rw : read write, mengijinkan client untuk melihat dan menginisiasi. Jika ingin menonaktifkan atau menolak. Ketik ro.

sync : Permission untuk server agar hanya menjawa query atau antrian ketika Sinkronisasi operasi disk selesai. SEcara default. Jika ingin menonaktifkan ketik async

no_root_squash : Mengjinkan client agar dapat mengakses file system atau dengan kata lain, client ini seolah-olah sebagai root di server. JIka ingin menolak, hapus kata no.

no_subtree_check : menonakifkan pengecekan subtree.

Selanjutnya, kita restart service nfs-kernel-server :

root@sakti:/home/miss# /etc/init.d/nfs-kernel-server restart

[ ok ] Restarting nfs-kernel-server (via systemctl): nfs-kernel-server.service.

root@sakti:/home/miss#

B. NFS CLIENT

Setelah, konfigurasi selesai NFS di server selesai. Selanjutnya kita akan konfigurasi NFS di sisi client.

Pertama, kita install nfs-common

root@bismillah:~# apt-get install nfs-common

Selanjutnya, ketik :

root@bismillah:~# showmount -e 172.16.0.68

Export list for 172.16.0.68:

/home/miss 172.16.0.0/24

root@bismillah:~#

nfs0

Lihat? Di terminal terlihat directory yang kita share atau kita tulis di /etc/exports

Then, kita buat directory untuk meletakkan atau sebagai tempat file system yang di share tadi :

root@bismillah:~# mkdir /mnt/miss

root@bismillah:~#

After that, kita mount file system yang dishare ke dalam directory yang kita buat tadi :

root@bismillah:~# mount -t nfs4 172.16.0.68:/home/miss /mnt/miss/

root@bismillah:~#

Lalu, kita check dengan ketik :

root@bismillah:~# mount | grep miss

172.16.0.68:/home/miss on /mnt/miss type nfs4 (rw,relatime,vers=4.0,rsize=131072,wsize=131072,namlen=255,hard,proto=tcp,port=0,timeo=600,retrans=2,sec=sys,clientaddr=172.16.0.23,local_lock=none,addr=172.16.0.68)

root@bismillah:~#

Atau bisa dengan :

root@bismillah:~# df -h

nfs4.png

Masuk ke directory yang dibuat tadi, dan lihat. Apakah file yang di share ada? Bagaimana hasilnya?

root@bismillah:/home/ananda# cd /mnt/miss/

root@bismillah:/mnt/miss# ls

data.txt Maildir miss.txt

root@bismillah:/mnt/miss#

nfs5

Sekian, dari penulis kali ini. Teruslah belajar dan berlatih. Semangat 🙂

Wassalamualaikum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.