Hi!

Selamat malam teman-teman. Pada jurnal ini saya ingin berbagi mengenai salah satu layanan yang paling sering digunakan di AWS yaitu EC2 atau Elastic Compute Cloud. Layanan EC2 memungkinkan kita untuk menyewa dan mengelola server virtual di cloud, khususnya adalah AWS.

Di dalam infrastruktur cloud ada istilah region yaitu area yang melingkupi beberapa wilayah. Dalam satu region terdapat beberapa AZ atau Availability Zone (ini bisa dikatakan data center). Nah dalam satu data center terdiri dari banyak server fisik yang ditata dalam rack-rack besar. Dan instance EC2 adalah server virtual yang berjalan di server fisik ini. Instance tidak dianggap serverless karena dia berbagi sumber daya komputasi (compute), storage, dan network ke server fisiknya tadi.

Dalam EC2 kita bisa men-deploy database (database ini bersifat fully-managed yang artinya bisa kita konfigurasi dan atur secara penuh) dan aplikasi misal web server menggunakan apache2.

Sebagai informasi, kita bisa mendapatkan 750 jam compute per bulannya menggunakan akun free tier khusus untuk t2.micro. Baca selengkapnya disini. Jadi teman-teman bisa mencoba ya!

Untuk membuat sebuah instance atau server virtual, kita bisa melalui AWS Console atau CLI. Dan dDisini akan kita coba membuat EC2 instance melalui AWS Console.

Pertama buka console nya dan bisa langsung klik menu Launch a virtual machine.

Step pertama, kita pilih image. Misal pilih Amazon Linux 2 AMI yang free tier. Klik Select.

Lalu kita pilih tipe instance. Ini ibaratkan spesifikasi dari si instance. Saya pilih t2.micro dengan spesifikasi 1 vCPU dan 1 GB memori. Klik Next.

Untuk konfigurasi detail biarkan default karena sesuai judul, bagaimana membuat ec2 instance secara cepat. Ini akan dijelaskan di jurnal lain ya! Coba klik Next.

Selanjutnya, kita atur ukuran storage untuk disk nya. Saya biarkan default, dan klik Next.

Selanjutnya bisa tambahkan tag. Tagnya berformat key-value. Misal key-nya: Department, valuenya: Finance. Ini akan sangat berguna misal untuk tracking resource. Lalu klik Next.

Security group ini berfungsi sebagai firewall/sistem keamanan untuk instance. Misal kita tambahkan satu rule/aturan untuk mengizinkan akses ke server (SSH) dengan protocol TCP, port 22, dan source nya 0.0.0.0 (dari internet). Lalu klik Review and Launch.

Bisa direview, jika sudah sesuai klik Launch.

Saat ada pop-up, pilih Create a new key pair, dan Download Key Pair. Ini digunakan untuk akses ke instance menggunakan private key yang di download tadi. Lalu klik Launch Instances.

Pastikan berhasil dan klik View Instance untuk melihat hasilnya.

Tunggu beberapa saat sampai Instance state nya Running.

Oh iya. Ada empat cara yang bisa digunakan untuk mengakses instance:

  1. AWS Management Console
  2. Secure Shell (SSH)
  3. EC2 Instance Connect (EIC)
  4. AWS System Manager (melalui web browser atau AWS CLI)

Cara yang paling cepat adalah pilih instance, dan klik menu Connect.

Ketika tampilan seperti berikut muncul (EC2 Instance Connect), klik Connect.

Akan diarahkan secara otomatis ke URL console.aws.amazon.com, dan ya. Kita sudah bisa mengakses instance melalui browser.

Instance siap digunakan!

Sekian!